Beranda » Uncategorized » Pertanda apa?

Pertanda apa?

Sejak kembali ke pelukan rumah, ternyata belum juga jalan jalan ke mall sebelah. Sebut saja Galaxy Mall, atau bahkan East Coast Center. Bukan, bukan karena malas. Rindu itu datang menggebu, tapi ada aja alang rintang yang pantas (setidaknya) jadi alasan.

Kemarin, Sabtu malam, bahkan sudah lebih dari jam 7. Ibadah jalan di mall (harusnya) haram dilakukan, mengingat parkir mobil yang tidak berperi-kesopiran itu. Eh, kok ya diajakin Bapak justru ke mall, memang ada yang harus dibeli untuk dipakai esok paginya. Kapan lagi kan belinya? *iya ini bagian dari drama pembenaran*

Atas dasar mumpung jalan sama adek, sama Bapak juga, kenapa nggak muterin aja *ketawa setan*

Ada 1 brand tertentu. Harganya cenderung miring untuk brand sekelasnya. Aku mengincar clucth bag hitam gelap dengan zipper sederhana. Dulu, menemukannya tanpa sengaja, ketika window shopping tanpa niat membelanjakan isi dompet. Menginginkannya bahkan sukses membuatku mengunjungi gerainya setiap ke sana. Iya, seingin itu. Ah, entah itu ingin, atau perpaduan otak-hati lagi lebay.

Termasuk kemarin. Sudah malam. Tapi tetap ku langkahkan kaki mantap menuju gerainya. Seperti dugaan, untuk kesekian kalinya, aku tak menemukan clucth bag idaman di posisinya. Ada sih, tapi maroon. Ada sih, dengan model yang berbeda. Patah hati? YA! *lebay nomor 2*

Malamnya, aku tertidur larut. Seperti hari-hari sebelumnya : stalking account instagram milik Adoramora. Ya itu account instagram isinya barang-barang lucu tapi pricey-nya cukup bikin nyengir. Kadang sering disisipi doa, siapa tahu, ada saatnya belanja di Adoramora selayaknya beli jajan di Sakinah. Ini lebay nomer 3, ngebandinginnya ga sopan.

Pagi aku terbangun. Tidak seperti biasa. Ternyata urusan tas-tas lucu itu terbawa sampai mimpi. Entah mengapa, clutch bag lucu milik Adoramora merasuk di mimpi. Di sana, katanya dapet hadiah ulang tahun tas yang harganya 6 digit masih kurang.

Terbangun seakan ingin mengutuk diri. Yakali, Ya’, siapa kamu deh mau pakai tas 7 digit, yang 6 digit aja belum jadi kebeli.

——– ———- ———-

Hari berlalu normal. Tapi kejadian urusan tas itu menyita sisi otak meminta untuk diingat. Seperti diingatkan, bahkan dijaga.

Mungkin isi dompet itu akan lebih bermanfaat untuk lainnya. Mungkin Aku memang tak seperlu itu clucth bag lucu, meski belum memiliki barang satu pun. Mungkin akan ada pengganti yang jauuh lebih baik.

Mungkin itu semua pertanda,
Allah menjaga agar hambaNya tak menghamburkan uang :”)

ps : sejak beruntun tak menemukan clucth bag idaman, ditambah mimpi mendapat tas yang rasanya masih belum mungkin…sukses mengubur keinginan itu dalam-dalam. Ditanya masih pengen, iya, yakali kan hilang lenyap secepat itu. Tapi ya ngaa se-menggebu dulu. Kalau ada, ya mau. Ngga ada? Ya sudah 🙂

Love,
Delftya Enhaperdhani

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s