Beranda » Uncategorized » Palembang Day 18 : Balada Trans Musi

Palembang Day 18 : Balada Trans Musi

Setelah 18 hari di Bumi Sriwidjaja, akhirnya naik Trans Musi juga. Better late than never lah yaw haha

Sesungguhnya harus ada alasan kuat untuk naik public transport. Ya maklum, sehari-hari bawa motor sih. Sekalipun berasa juga dengan lokasi jauh dari mana-mana dan pertamax yang (lumayan) mihils

Tya, Nova, Viqhi. 3 anak lugu yang baru (mau) 3 minggu di Palembang. Demi dompet tetap aman dan tugas khusus kerja praktik tertangani, kami memutuskan ngga mudik lebaran

Sesungguhnya lebaran itu yang bikin berasa kan ritualnya yaa. Aku sih biasa lebaran dengan kue kering, ketupat bersaudara, suguhan special (bisa puding, cakes, schotel ; tergantung Ibuk lah ya), plus sungkeman, juga angpao. Setelah 20 tahun bergelimang nikmat itu, akhirnya harus menciptakan nuansa lebaran itu sendiri (nggg nggak sih, bertiga benernya)

Atas dasar itulah, mumpung H-1 lebaran udah libur, kami bertigaan niat banget ng mall. Dalam misi belanja belanji banci diskonan gitu. Masalahnya adalah orangnya 3 tapi cuman ada 1 motor dan si Viqhi (yang harusnya lelaki bisa disuruh-suruh dimintain tolong) justru ga bisa nyetir motor bebek. Kacrut lah yaaa.. Untung ada Trans Musi. Setelah browsing dan tanya-tanya temen yang udah cobain, berangkatlah kami. Niatnya jam 10, molor jadi setelah dhuhur. Paham dong kenapa :p

Trans Musi ini punya halte di depan gerbang utama PUSRI. Alhamdulillaah tujuan akhirnya yang dari PUSRI ya ke Palembang Square semua. Jadi ga perlu bingung naik bus yang mana. Kebetulan mini bus yaa yang depan PUSRI ini. Jadi yaa isinya ga lebih dari 20 seats, tapi ada tempat pegangan tangan buat yang berdiri. Karena bus jalan tiap 30 menit, tadi sih ga penuh. Ga perlu ada yang berdiri bahkan. Well, cukup menyenangkan 5500 bisa sampai Palembang Square meski rutenya muterin Masjid Agung dulu. Hasil interogasi kernet, katanya terakhir jalan 16.30. Baiklaaah, markitmall – mari kita ng mall

Sampai di Palembang Square sudah jam 2 aja. Jadi cuman ada 2 jam dong untuk menyelesaikan misi. Akhirnya kami berpisah, Viqhi jalan sendiri, Tya sama Nova. Sudah ditentukan meeting point, janjian jam 4 sore ketemuan.

Jam 4 sore sudah ketemuan. Bahkan sudah di halte lagi nungguin Trans Musi buat balik ke rumah. Udah seneng banget nih *lebay* brokat dress, baju koko, chiffon cake, buah, wafer sudah di tangan. Siap lah yaa untuk Hari Raya besok..

10 menit

20 menit

30 menit

16.30
Akhirnya Trans Musi datang juga. Antara seneng sama was-was, jangan-jangan udah mau masuk pool, ga ke PUSRI lagi. Bertanyalah Viqhi ke kernetnya,”PUSRI, Pak?”. Laluuu si bapak sopir nyaut keras dong,”HABIIIS!” Fine……………tapi patah hati

Setelah perhitungan waktu, biaya, dan kemungkinan nyasar, jadi memutuskan balik ke PUSRI naik….taksi Blue Bird. Udah tutup mata aja itu argo kena berapa. Daripada naik angkot oper 3 kali bertiga. Taksi merk lain takut disasarin lewat jalan yang ga biasa *ini waspada sih, parno lebih tepatnya* Jadilah 68000 melayang dari dompet dengan indahnya. Padahal kalau nak Trans Musi kan cuman 5500 hihihihihi *diketawain belanjaan*

Lesson learned : kalau mau naik public transport kasih tenggat waktu sebelum jam akhir operasi. Ya bener 16.30 terakhir. Tapi kan itu maksudnya masuk pool, bukan keberangkatan rute terakhir~

Etapi aku ngga kapok kok naik Trans Musi ini. Malah berencana kasih sehari khusus keliling naik Trans Musi. Bus nya nyaman, ber-ac, sopirnya ngga bar-bar, musiknya ngga disko (malah kayaknya ga ada musiknya deh, lupa), dan ga bau rokok. Sistemnya bisa transit, jadi oper bus ga perlu bayar lagi (ini masih perlu belajar, belum paham juga T&C nya). Sounds good, right?

Terselip doa supaya Surabaya tercintrong segera beres urusan public transport nya. Entah itu berupa kereta atau bus, bahkan perahu yang menyusuri sungai Kalimas. Apalagi bisa menghubungkan Surabaya sisi Timur dan Barat. Ah, bayangin nya aja udah indah 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s