mbak Cantik Sayang.,

note ini aku persembahkan khusus buat mbak rina, mbak yang udah nemenin aku belajar dari kelas 2 SMP, read : 7 semester.

Okey, pertemuan kami diawali ketika guru les ku sebelum nya mundur, alasan nya sakit. Aku bingung, akhirnya aku minta salah satu guru sekolah dicarikan guru les… daannn, sang guru itu memberikan advice ke mbak rina ini. Tralala trilili.., les pun dimulai.

Waktu itu, mbak rina udah mau mulai S-2, belum nikah, masih nge-kos di kos kosan keputih indah. hahaa XD

Fisika (yang emang bidang nya), matematika, dan kimia kita lahap bersama. Ke-genius-an nya memaksa saya untuk terus berlatih., dan saya tau hasil nya ruar biasa! Bersama nya, marah iya, nangis iya, ketawa iya, nggosip iya, apa aja deh iya.. hahaa hihii hohoo.. Emang gak cuman bahagia, tiga setengah tahun itu bukan waktu yang pendek. Sudah banyak perubahan perubahan dari aku dan mbak rina yang kita maklumi bersama.

Pernah kejadian, ada missed communication antara ibu dan mbak rina, yang hampir aja memutuskan tali per-les-an kita. Untung nya, itu gak terjadi. Les pun berlanjut dengan manis meski dengan lubang lubang yang masih bisa ditambal. daaaaannn, berlangsung lah itu sampai….

Aku yang ilmu nya terus bertambah, aku yang kadang makin kurang ajar sama mbak rina, dan berbagai perubahan lain nya. Mbak rina pun demikian. Sekarang, gelar “Magister Sains” sudah diraih nya. Sang kak dar, sekarang sudah jadi mantan pacar nya (read : udah jadi suami XD), dan perut buncit sudah mulai mengisi hari hari nya, iyah, mb rina hamil!

Hari ini, Kamis, 14 desember 2010. Hari dimana aku mengakhiri tali per-les-an antara aku dan mbak rina. Mbak rina udah mau cuti melahirkan. Ibu juga memutuskan untuk gak pake pengganti. Ditutup dengan fisika dua sesi demi UAS ku esok hari. Tadi, sampe’ mbak rina pamitan, cipika cipiki, aku koq ya masih kayak gak nyadar, kalo ini pertemuan terahir kita *nangis.com*. Aku masuk kamar, dan.. aku baru menyadari bahwa setelah ini, aku harus melahap matematika dan fisika itu sendiri, tanpa mbak rina lagi. Awal nya sih biasa aja, gak sedih, bingung malah mau bahagia atau sedih., Tapi ternyata, pada akhir nya air mata itu tumpah. Rasa nya, aku gak siap mengarungi sisa SMA ku, dengan matematika dan fisika yang terkatung-katung dengan kemampuan ku sendiri, juga bergaul dengann LBB sesuai petunjuk ibu., yah, petunjuk yang emang udah gak bisa aku tolak lagi. Aku gak tau gimana kebiasaan belajar ku nanti apa masih rutin tiap senin-kamis latian soal matematika fisika meski sendiri. Ahh, entahlah.. kini, air mata itu semakin deras membasahi pipi ku.

Mbak Cantik sayang.., makasii yaa atas bantuan nya selama ini. Memang, hasil yang aku raih adalah jerih payah ku, tapi, itu juga atas bantuan mu mbak. Segala hal yang selama ini mengganjal persaudaraan kita, tolong dimaafin yaa.

yaa allah.. ijinkan aku tetap bisa melakukan yang terbaik demi mimpi-mimpi indah ku. Tanpa harus bergantung pada orang lain. yah! aku harus belajar mandiri..

Aku sayang kamu, mbak cantik! Semoga, meski tali per-les-an telah putus di antara kita, tapi, tali persaudaraan kita semakin kenceng.

With love, tya šŸ™‚

Iklan

2 thoughts on “mbak Cantik Sayang.,

  1. tya bisa!!!

    hei,, kan masih bisa SMS an?
    masih bisa ketemuan di BAKSO KEJU?
    ya mungkin frekuensinya jadi lebih dikit, tapi it’s okey kan?

    tali persahabatan ga akan terputus oleh jauhnya tempat..

    good luck.!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s