Beranda » Uncategorized » hidup itu…

hidup itu…

Katanya, hidup itu seperti roda yang berputar
Roda kehidupan yang selalu berputar, tak kan pernah terhenti
Terus maju, dan maju
Layaknya bumi yang selalu ber-rotasi dan ber-revolusi
– – – – – –
Hakekat hidup itu adalah sebuah perjuangan
Berjuang untuk menegakkan suatu kebenaran,
suatu cita-cita mulia
demi sebuah makna syahadatain pada ALLAH Yang Esa.
Hidup dan mati untuk memperjuangkan ”ad-Dinul Islam”
Bukan yang lain 
 – – – – – –
Hidup layaknya sebuah drama, sebuah sandiwara
Tiada awal dan tiada akhir
Akan terus bergulir, menuju tahap-tahap kehidupan selanjutnya
Hidup itu perlombaan, hidup itu kompetisi
Berlomba dalam meraih pahala menuju surga-Nya
Hidup itu mengabdi, hidup itu menghamba
Berserah diri!!
– – – – – –
Manusia hanyalah pemain dalam drama akbar berupa kehidupan
dengan panggung begitu luasnya
dengan sutradara Yang Maha Agung
sebuah hadiah dari Sang Sutradara berupa surga
diberikan hanya (!) pada pemain terbaik.
– – – – –
Telah ada skenario panjang untuk tiap-tiap insan
Skenario yang berbeda untuk setiap makhluk
Alur cerita yang sangat indah, tak tertandingi
Penuh berbagai tantangan dan sejuta kejutan
– – – – – –
Tersadar bahwa hidup ini perlu pertanggung-jawaban
bertanggung jawab terhadap segala gerak-gerikku sebagai pemain
Aku harus berani melakukannya
di pengadilan Maha Tinggi dengan ALLAH sebagai hakim Yang Paling Adil
Di sini, saat ini, aku juga harus melakukannya
terhadap sesama pemain di panggung dunia
– – – – – –
Drama yang dimainkan bukan untuk para pengecut
Bukan pula untuk para pecundang
Karena drama ini penuh tantangan dan terus dimainkan
Hanya seorang pengecut yang ‘kan menyesali skenario kemarin
Hanya seorang pecundang yang menginginkan mundurnya jarum jam
Bangunlah!! Doraemon hanya kartun belaka!!!
– – – – – –
Jika kau, para pemain drama kehidupan
Bangga akan indahnya skenario dari Sang Sutradara,
jangan pernah menyesali drama kemarin,
jangan pernah berharap Doraemon menjadi nyata
Karena drama hari ini,
adalah ‘sebuah kesadaran’ dari drama sebelumnya
– – – – – –
Kawan-kawanku, sesama pemain drama yang indah ini
Lakukanlah yang terbaik
sebagai wujud syukur kepada Ilahi Rabbi,
sebagai wujud penghambaan terhadap Sang Khaliq.
– – – – – –
Bismillahi ar-rahmaani ar-rahiim,
Ku langkahkan kaki untuk menjadi pemain dambaan surga-Nya
Aamiin..
– – – – – –
Have a nice day, Friends
May ALLAH bless you, aamiin
Iklan

3 thoughts on “hidup itu…

  1. Hmm …..

    ketika seorang bayi mungil hadir ditengah kami
    gendhut banget (3,6kg) dengan mata lebar dan rambut hitam yang sangat tebalnya
    syukur kami (bunda & bapaknya) menyambut dengan doa pengharapan
    semoga dikuatkan genggaman kami
    untuk mengajaknya mengenal dunia

    ketika seorang gadis berkacamata mulai ada diantara kami
    kadang muncul nakalnya
    seringkali tampak narsisnya
    bayi mungil tadi telah tumbuh men-dewasa
    tak henti syukur kami untuk seiring dalam mengenal dunia
    dengan doa pengharapan
    semoga
    dikuatkan lahir-batinnya
    untuk selalu menjaga ‘azzam’
    bahwa sesungguhnya
    hidup ini adalah pengabdian tanpa batas kepadaNYA

    dan tugas kami orangtuanya
    bukan membuat si-anak gadis ini dikagumi orang lain,
    tapi agar dikagumi dan dicintai ALLAH
    inilah usaha terberat kami
    a r t i n y a
    kami harus lebih dulu memberi contoh untuk dekat dengan ALLAH
    keinginan kami harus lebih dulu sesuai dengan keinginan ALLAH
    agar perjalanan si-anak gadis mendekati-NYA tak lagi terlalu sulit
    d a n
    perjalanan mengenal ALLAH memang tak kenal letih dan berhenti
    ‘berhenti berarti mati’
    inilah pesan kami tiap kali memeluk dan menghapus air mata si-anak gadis ketika hampir putus asa

    doa kami berdua mengiring si-anak gadis
    setiap waktu
    setiap saat
    ………………………..

  2. bersabarlah kawan..
    hidup itu penuh cobaan..
    u pazti bisa melewatkan itu semua..
    ALLAHU AKBAR!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s