“pelajaran” indah

Manusia itu tak ‘kan pernah luput dari segala khilaf. Manusia itu tak ada yang sempurna. Manusia memang makhlukNya yang paling mulia. Tapi hanya seperti setitik debu dimata ALLAH Ta’ala. Begitu kecil kita sebenarnya. Tapi, dengan sangat sombongnya rela melanggar sumpah dengan Ilahi Rabbi.

Begitu banyak kesalahan yang kita perbuat meski baru sebentar dapat berpijak di muka bumi ini. Sangat banyak orang yang merasa enggan dengan kita. Banyak orang mungkin sedang berusaha melupakan kesalahan kita. Tapi tak sedikit pula yang masih memendamnya dalam sanubari. Parahnya, kita masih terlalu sombong untuk ber-muhassabah diri, memperbaiki, dan meminta maaf pada orang lain.

Manusia itu tak ‘kan pernah luput dari rasa iri. Kadang ada sebel. Atau kita yang nyebelin?? Sudahlah!! Kalau di hitung2, sudah banyak kita sebel sama orang lain. Dan tak sedikit pula orang yang menganggap kita nyebelin. Lupakan semua yang nyebelin. Ingat semua kebaikannya!

Sebel itu seperti api. Api ketika di siram air akan segera padam. Tapi jika api di siram minyak tanah, kapan padamnya?! Sama seperti api, sebel-pun juga begitu. Sebel kalau dibales introspeksi diri akan segera terkuak akar dari problem itu. Tapi, kalau sebel malah dibales sebel balik atau bahkan menjauhinya, ya kapan mau selesai??

Karena manusia itu tak ‘kan pernah luput dari kesalahan, maka introspeksilah. Luangkan sedikit waktu untuk bermuhassabah. Muhassabah aja tanpa perbaikan ya percuma! Kalau udah muhassabah silakan perbaiki yang ‘belum’ benar selama ini. Baru setelah itu kita dapat mencari akar dari sebelnya orang lain. Tak lupa, minta maaf gak boleh ketinggalan.

Okey, be sensitive and care to others..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s